Tag Archives: mmo.

La Petite Fact: Overwatch

overwatch1-1438773796308
29 May, 2016 12:53 pm

Overwatch memberi impak yang luar biasa bagi game multiplayer lain. Tercatat semua game valve yang mengusung format MMO mengalami penurunan jumlah pemain yang signifikan, kecuali jumlah pemain DOTA2. Sampai-sampai muncul sebuah anekdot, jangan-jangan para pemain DOTA 2 itu tidak mengetahui apa itu Overwatch.

Berikut ini adalah lima buah fakta kecil yang berhasil KlikGame kumpulkan dari berbagai sumber. Silakan disimak.

Fact #1: Titan Leftovers

Blizzard pernah menggarap proyek MMORPG ambisius yang bernama Titan. Rencananya Titan akan mengusung dua gameplay berbeda yang bergantung pada waktu permainan. Bila waktu berjalan siang hari, kalian akan menjalankan profesi biasa, tetapi bila waktu beralih ke malam hari, Klikers bisa mulai membantai musuh seperti MMO atau MMOFPS (?). Proyek Titan dibatalkan dengan satu alasan, “not fun.

Tim yang bekerja di balik Titan akhirnya mengerjakan Overwatch. Game ini menggunakan beberapa peta dan elemen lainnya yang tadinya diciptakan untuk Titan.

17y8fity9mlvpjpg

Fact #2: Tracer Butt Removal

Sebagai game yang dirancang untuk menarik perhatian gamer yang notabene masih dikuasai kaum adam. Blizzard menghadirkan banyak karakter wanita super seksi yang memiliki (maaf) dada dan bokong menggoda, yang dibalut kostum seksi super ketat. Bahkan salah satu pose Tracer menunjukkan lekukan bokong yang sangat “wuih!” Nah, pose tersebut diprotes oleh para fans yang mungkin juga feminist. Protes juga dilayangkan oleh Anita Sarkeesian yang merupakan pendiri Feminist Frequency.

TracerPose2

Mendengar keluhan ini, Blizzard lalu mengganti pose Tracer dan memunculkan karakter Zarya yang merupakan karakter wanita non generik. Itu artinya Klikers tidak akan menemukan, kaki jenjang, pantat dan dada bulat (maaf lagi), sepatu hak tinggi, dan celana dalam yang melambai ke mana-mana.

Fact #3: Paintball Game

Blizzard sangat teledor dalam urusan memilih nama. Pasalnya nama Overwatch sudah dipatenkan oleh Innovis Labs di tahun 2014. Blizzard berkilah kalau fungsi kedua aplikasi sangat berbeda, tetapi hal ini tidak mempengaruhi keputusan badan paten Amerika. Akhirnya permasalahan nama ini diakhiri oleh Blizzard dengan sebuah perjanjian rahasia di luar pengadilan. Tidak ada yang tahu berapa jumlah pasti yang harus dibayarkan Blizzard ke Innovis Lab, yang jelas perusahaan tersebut mencabut semua tuntutannya.

Overwatch-2

Fact #4: Favor The Shooter

Gameplay MMOFPS biasanya sangat bergantung pada “tick rate,” atau sinkronisasi, antara Klikers, server dan musuh klikers. Tick rate ini dihitung berdasarkan satuan Hz. Pada game FPS umum, tick rate biasanya berjalan di angka 60Hz, sedangkan di Overwatch tick rate-nya hanya berada di angka 20.8Hz. Itu artinya akan ada delay sinkronisasi untuk setiap aksi yang terjadi di antara pemain

Lebih lanjut lagi, Blizzard menyebutkan kalau netcode Overwatch sangat mementingkan tembakan yang terjadi di layar monitor. Jadi bila di layar monitormu kamu menembak musuh sampai mati, sedangkan di layar monitor musuh dia berhasil mengeluarkan shield, bisa dipastikan hasilnya adalah musuhmu akan mati dan shieldnya tidak pernah keluar atau digunakan.

Overwatch menyediakan opsi tick rate tinggi atau 60Hz di Custom Game Mode.

Fact #5: Lore Master

Berbeda dengan FPS lainnya Overwatch memiliki lore kompleks yang setara dengan game-game Blizzard lainnya. Klikers akan disuguhi latar belakang para karakternya yang ternyata saling berkaitan dan alasan di balik pembubaran Overwatch.

Blizzard berencana merilis cerita Overwatch melalui berbagai media, termasuk film pendek, animasi, dan komik.

Review: Light of Darkness

lod-wallpaperb-1920x1080_0
25 September, 2015 5:52 pm

Layaknya kehidupan, dunia game juga mengalami pasang surut. Di tahun 2010-an, para publisher di Indonesia berlomba-lomba mendatangkan RPG yang “mudah” untuk dimainkan, seperti misalnya game-game RPG yang memiliki fitur bot, auto quest, auto route, auto stats dan lain sebagainya. Hal ini terjadi karena industri game sedang berusaha menemukan sebuah formula yang pas untuk pemainnya. Formula tersebut dibuat agar para pemain mendapatkan pengalaman bermain 100% dan tidak mengalami yang namanya salah status, quest tidak berjalan dengan benar atau kehilangan cerita yang epik.

Trend di atas mulai ditinggalkan karena “kemudahan” yang diberikan oleh developer memiliki efek samping. Efek sampingnya adalah, para pemain kurang memiliki rasa keterikatan dengan karakter yang mereka ciptakan.

Light of Darknes memakai segala “kemudahan” yang kami sebutkan di atas. Yang jadi pertanyaan adalah, apakah cara tersebut masih relevan? Well, Klikers bisa menyimaknya di dalam review kami kali ini.

Sebagai sebuah game hibrida antara web dan client base, Light of Darkness tampil mengesankan. Grafis nya memang tidak semegah game-game full client, atau game-game lain yang memanfaatkan engine Unity secara optimal. Tetapi tetap saja LOD memiliki stand out tersendiri dari sisi grafis. Dengan pemilihan palet penuh warna mencolok dan bloom di mana-mana, LOD berhasil menghadirkan sebuah negeri dongeng yang menggabungkan berbagai cerita fantasi dan sejarah terkenal.

Spesifikasi yang dibutuhkan untuk memainkan LOD.

System_req

Puas dengan grafis LOD, KlikGame lalu beralih ke sisi cerita. Dengan mengikut semua quest yang ada, KlikGame dapat menarik kesimpulan kalau dunia LOD memiliki cerita yang timbul karena perjalan waktu (Damn you Back to the Future, Dr. Who and Star Trek).

Diceritakan bahwa di masa depan terjadi kekacauan antara ruang dan waktu sehingga tercipta sebuah lubang waktu yang dapat mengantar kita kembali ke masa lalu. Sang time-travel heroes harus melewati berbagai periode era untuk menyelamatkan sejarah yang ingin dirusak oleh Demon Shadow dengan masuk melalui Portal Waktu.

Karena kalian berjalan melintasi waktu, maka kalian bisa bertemu dengan sosok-sosok pahlawan dalam sejarah, seperti Joan Arc, Julius Caesar, Saladin, atau tokoh-tokoh fiktif seperti, Robin Hood dan King Arthur. Pokoknya suka-suka yang buat cerita.

lod-screenshot-11

Walaupun LOD mengambil tema perjalanan waktu, tetapi sepertinya kita tidak akan menemukan tema masa depan di game ini (belum?). Hal ini sedikit tergambarkan dari pilihan kelas yang bisa diambil. Kita bisa menjadi Berserker, Magician, atau Assassins, tetapi kita tidak bisa menjadi Pengacara, Polisi atau Tentara. Berarti perjalanan waktunya hanya bersifat mundur saja bukan maju ke masa depan. Jadi jangan harap kalian bisa bertemu Obama, Mike Tyson, Jokowi, Rocky atau John Rambo.

asd1

Penjelasan Karakter

Seperti biasa, Berserker diplot untuk handal dalam pertempuran jarak dekat. Dia memiliki kekuatan yang tangguh dan kekuatan pertahanan yang sangat baik. Mereka menggunakan pedang raksasa sebagai senjata, namun keberanian adalah senjata mereka yang sebenarnya.

Berserker

Para Magician mempelajari sihir dan elemen. Konsentrasi penuh dan pengendalian diri mereka berada pada titik tertinggi. Tingkat intelejensi yang tinggi dan hasil penelitian selama berabad-abad, membuat class Mage dapat menguasai lima Elemen sekaligus. Dengan kemampuan berpikir dan keahliannya memanipulasi elemen, Mage dapat menjadi Class yang sangat berbahaya dan mematikan. Asal tidak kena pukul dari jarak yang sangat dekat, atau kena keroyok (Seperti yang dialami penulis berkali-kali).

Untitled-2

Assassin ahli dalam kecepatan dan akurasi. Serangan mereka bisa menimbulkan kerusakan yang fatal kepada musuh. Naluri membunuh yang tajam membuat mereka cukup matang dan tenang. Mereka suka ngumpet di balik bayang-bayang dan menunggu peluang, dari pada harus berhadapan langsung dengan musuh.

Untitled-3

Sekarang ayo kita terjun ke gameplay. Karena game ini menawarkan “kemudahan” yang tiada tara, kru KlikGame bisa menulis review ini sambil tetap memainkan gamenya. Yang perlu kalian lakukan sepanjang game adalah melakukan sedikit klik di sana dan di sini untuk mendapatkan progres, sisanya akan berjalan dengan otomatis. KlikGame mencatat kalau kalian bisa naik level hingga level 11 tanpa melakukan interaksi apapun.

LOD6

Yah, mungkin ada beberapa quest yang terlewat tidak berbekas karena fitur auto quest. Hal ini adalah efek samping dari berbagai fitur otomatis yang diusung LOD. Tapi tidak apa-apa, kami tetap menjalani waktu kami di LOD dengan penuh senyum dan tawa. Senyum karena kami sering sekali dikejar-kejar mob, tertawa karena LOD ini mudah dipelajari.

LOD7

Sebagai game yang mudah dimainkan, mustahil rasanya Klikers akan mengalami kesulitan leveling. Tetapi bila kalian ingin membaca guide dan tips bermain LOD dari level 1 hingga level 30 dengan cukup detil, kalian bisa menyimaknya di sini: Guide Level 1-30.

Detil Gameplay Level 1-50

NB: Kami mencoba LOD di server VIP Test Server, sehingga besar kemungkinan pengalamannya akan sedikit berbeda ketika bermain di server sungguhan.

Seperti biasa, permainan kami mulai dengan proses membuat karakter. Di LOD proses pembuatan karakter berlangsung singkat karena sedikitnya opsi pilihan kustomisasi.

Level 1 hingga 11 kami lalui dengan memperhatikan bagiamana LOD berjalan otomatis. Game ini cukup cerdas menjalankan karakter kami hingga akhirnya mendapatkan War Beast di level 11. Kami terpaksa menjalankan mouse kami karena War Beast harus diberi makan.

Di level 12 hingga 30, kami mengikuti quest yang ada tanpa mengalami kesulitan. Saat mencapai level 30 kami mulai menerima event tambahan yang memiliki jadwal tersendiri. Event tersebut bisa diakses jam 11.00, 13.00, 15.00, 17.00, 19.00 dan 21:00. Oh iya, kami sempat bertemu dengan Robin Hood dan menjalankan minigame memanah.

Level 30 sampai 40 kami lalui dengan dikeroyok habis-habisan oleh para monster. Untunglah karakter kami cukup kuat dan persediaan pot-nya cukup banyak sehingga walaupun sekarat berkali-kali, kami bisa bertahan.

Agak bosan dengan leveling, kami mencoba PVP. Sayang, karena kami berpetualang di VIP Test Server kami tidak bisa menemukan lawan sama sekali (tampaknya fitur ini akan jadi fitur pertama yang akan kami coba di CBT nanti).

Pertempuran melawan monster jadi semakin menantang ketika karakter kami menyentuh level 40++. Berulang kali kami harus berlari keluar dari mob karena sekarat dan supaya tidak mati konyol.

Petualangan dihentikan di level 50, karena kami harus menulis review ini untuk Kilkers ^_^.

Final Verdict

Sebagai sebuah MMROPG hibrida, LOD tampil kurang cemerlang. Hal ini terjadi karena LOD hadir agak terlambat. Ketika pasar MMORPG sudah mulai kembali ke gameplay tradisional, LOD malah muncul dengan fitur-fitur yang modern. Coba LOD hadir di tahun 2010 hingga 2012, pasti para gamer akan bersorak kegirangan melihat banyaknya kemudahan yang ditawarkan oleh LOD.

Lalu apakah LOD masih relevan? Dengan segala kesimpulan dan pengalaman di atas, KlikGame menilai kalau LOD sangat cocok dimainkan oleh orang-orang yang sibuk tetapi ingin tetap bermain MMORPG yang seru dan menantang. Bila kalian mencari sebuah MMORPG dengan sistem yang sangat “manual,” mungkin LOD agak kurang cocok untuk kalian. Tapi bukan berarti kalian tidak boleh mencoba LOD lho! Justru kalian harus mencoba LOD ini agar kalian bisa merasakan enaknya bermain game yang mudah dimainkan. LOD akan memasuki masa CBT pada tanggal 28 September 2015 hingga 2 Oktober 2015. Jangan sampai kelewatan, karena Prodigy menyediakan hadiah yang oke banget. Info mengenai event CBT bisa Klikers simak di sini: Main & Menangkan.

LODI-website-MOTOR

Trailer Wander Ini Kenalkan Bentuk Humanoid Dari Sang Karakter

KLIKGAME - Wander-June-4
29 May, 2015 5:27 pm

Klikgame sempat sekali mengenalkan klikers kepada project MMORPG tanpa pertarungan yaitu Wander. Sebuah MMORPG yang lebih menekankan agar pemainnya selalu bertualang dan menikmati keindahan yang disediakan dunianya.

Hari ini, MMO petualangan tersebut kembali mengeluarkan trailernya lagi kali ini melengkapi perubahan para karakter dengan mengenalkan bentuk manusia bernama Hira. Hira sendiri masih memiliki beberapa bagian bentuk lamanya seperti insang dan juga sirip yang mungkin berasal dari bentuk sebelumnya.

Wander masih dalam masa pengembangan dan dijadwalkan untuk hadir di PC dan juga PlayStation 4, KlikGame sendiri sudah tidak sabar menunggu, dan menyaksikan keindahan dunia game MMO yang satu ini.

Black Desert Memasuki Masa Open Beta di Jepang

20130527232507a0dhissb7lyxwcbe
12 May, 2015 5:30 pm

Black Desert akan memasuki masa Open Beta di Jepang. Di bawah publisher Pmang (Neowiz), Black Desert yang dinamai Kuroi Sabaku ini dipromosikan dengan menggunakan dua trailer konyol ala Jepang. Sekedar informas, Pmang sedang mengadakan event yang berhadiah kepada satu orang yang beruntung berupa model karakter mereka di Black Desert dengan ukuran 1:1.