Home Mobile Platform Turnamen Internasional Pertama Mobile Arena Sukses Digelar Di Vietnam

Turnamen Internasional Pertama Mobile Arena Sukses Digelar Di Vietnam

1,960 views
0
SHARE

HANOI, VIETNAM – 17 Juli 2017 – Turnamen International Mobile Arena pertama, Throne of Glory, resmi berakhir. Tim Monori Bacon dari Thailand berhasil mengukuhkan diri mereka sebagai juara setelah mengalahkan tim AHQ White dari Taiwan di babak final dengan skor sengit 3-2. Sebagai champion, Monori Bacon berhak membawa pulang uang tunai sebesar 700 juta Vietnam Dong (senilai 410 juta rupiah) dari total hadiah turnamen sebesar 1,5 miliar Vietnam Dong (senilai 878 juta rupiah).

Turnamen yang diadakan pada tanggal 15-16 Juli 2017 ini berlangsung sangat meriah dengan kehadiran lebih dari 6 ribu orang di Vietnam National Convention Center dan disaksikan secara langsung oleh lebih dari 1 juta penonton di berbagai negara. Edisi pertama turnamen internasional Mobile Arena ini mempertemukan 8 tim perwakilan dari tiga negara, Thailand, Taiwan, dan Vietnam.

EVOS tampil di panggung TOG


Meskipun baru saja meluncurkan Mobile Arena di Indonesia, Garena Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan satu tim untuk berpartisipasi di pertandingan persahabatan melawan tim Vietnam All-Stars yang berisikan pemain-pemain terbaik di server Vietnam. EVOS mendapatkan kesempatan yang berharga ini setelah menjadi juara dalam MO-Cup yang digelar awal bulan ini.

Keterbatasan pengalaman dibandingkan dengan lawan mereka tidak membuat tim yang awalnya dikenal dengan nama TheWirr ini kecil hati. Pertandingan melawan Vietnam All-Stars berlangsung sengit, bahkan dalam game kedua, mereka sempat memimpin jalannya pertandingan. Walaupun pada akhirnya mereka harus mengakui keunggulan tim Vietnam All-Stars, mereka mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti pagelaran turnamen ini.

Wira, leader tim EVOS, mengatakan, “Pertandingan melawan tim Vietnam merupakan suatu pengalaman yang berharga. Semoga kedepannya kami bisa makin berkembang, makin kompak, dan dapat lebih melihat keseimbangan tim daripada role hero secara individu.” Kita tentunya berharap semoga di turnamen-turnamen internasional Mobile Arena berikutnya, Sang Saka Merah Putih mendapat kesempatan untuk berkibar dengan bangga.

Berikan Pendapat Anda

LEAVE A REPLY