Home Gadget Razer “Project Linda” Ubah Smartphone Jadi Laptop Paling Keren

Razer “Project Linda” Ubah Smartphone Jadi Laptop Paling Keren

46,248 views
0
SHARE

Razer benar-benar pamer inovasi dan kecanggihan produk terbaru di gelaran CES 2018. Selain mengusung gaming equipment series, belum lama ini mereka juga meluncurkan Razer Phone. Sebuah langkah beradaptasi dengan trend penggunaan smartphone dan mobile gaming. 

Smartphone semakin canggih. Ibarat superkomputer kecil di genggaman. Di sisi lain, kita masih menggunakan laptop untuk melakukan pekerjaan atau untuk menikmati bermain game di monitor. Bagaimana jika,… smartphone dapat terhubung dan menyatu dengan laptop? Tentu akan mudah menggabungkan Razer-phone dengan jajaran laptop gaming series. Tapi, Razer punya ide lebih keren lagi dengan memperkenalkan “Project Linda“. 

  

Projecy Linda adalah, pada tingkat tertentu, sejatinya merupakan case-port untuk smartphone. Hanya saja, port ini didesain berbentuk laptop dengan layar quad-HD 13,3 inci. Perangkat ini didukung baterai 53,6Wh, kapasitas penyimpanan 200 GB, keyboard, dan beberapa port.

Saat dipasangkan, Razer Phone yang selanjutnya akan bertindak sebagai otak dan touchpad-nya. Tekan tombol yang akan membuat USB type-C terhubung ke smartphone, sehingga mengunci ponsel Razer itu tetap dalam posisinya. 

Sebagian besar aplikasi berjalan layaknya tablet Android. Layar laptop pun menampilkan tampilan dari smartphone. Sebuah konsep brilian karena perangkat ini terlihat hampir identik dengan laptop Razer’s Blade. Razer mengharapkan mampu mendukung dua tampilan baik dari laptop maupun smartphone dalam satu layar di masa mendatang.

Cek video Project Linda 

Konsep mengubah ponsel menjadi laptop (atau tablet) dengan Voltron-ing sebenarnya  sudah pernah dilakukan perusahaan Atrix Lapdock di tahun 2011. ASUS Padfone, yang memungkinkan pengguna memasukkan ponsel mereka ke dalam aksesori tablet yang lebih besar, memasuki pasar pada tahun 2014 dan mendapat sambutan lumayan.  Microsoft juag sudah membesut “Continuum” untuk Windows 10 untuk membuat Windows Phones dapat digunakan sebagai pengganti laptop.

 

Ini merupakan langkah yang terbilang strategis Razer untuk mendorong penjualan varian produk  dalam satu strategi. Tak hanya itu, melalui Project Linda, Razer meningkatkan kemampuan smartphone-nya baik untuk produktivitas maupun untuk bermain game.

 

Berikan Pendapat Anda

LEAVE A REPLY