Home Movies Baywatch, Mari Berjemur dan Menjaga Pantai

Baywatch, Mari Berjemur dan Menjaga Pantai

330 views
0
SHARE

Apa yang kalian ingat pertama kali saat mendengar “Baywatch.” Pasti sebagian orang mengingat Pamela Anderson dalam balutan kostum merah ketat dan sedang berlari-lari di pantai dalam gerak lambat. Ingatan lainnya? Sosok David Hasselhoff sang Michael Kni…eh maksud kami Mitch Buchannon sang penjaga pantai dengan bulu dada selebat rumput di lapangan bola.

Nah, serial TV tahun 90-an itu akhirnya dibuatkan film layar lebarnya setelah sebelumnya harus puas dengan film-film rumahan yang disiarkan di TV kabel. Kali ini Dwayne “The Rock” Johnson mengisi peran Mitch, sedangkan Zac Efron kebagian peran Matt Broody. Keduanya harus beradu akting di atas pos penjaga pantai, sambil tetap menjaga orang-orang agar tetap selamat ketika bermain-main di pinggir pantai.

Karena merupakan adaptasi serial televisi sepanjang 11 musim, jadi kalian jangan heran kalau Seth Gordon tidak menjelaskan asal-muasal Mitch dan justru sebaliknya malah menceritakan latar belakang Matt Broody bergabung ke Baywatch. Yah, mau bagaimana lagi karakter Mitch memang dibuat sangat satu dimensi, yang kebetulan memang salah satu keahlian Dwayne Jhonson.

Cerita Baywatch dimulai ketika Mitch tanpa sengaja menemukan sekantung obat terlarang di depan club Huntley yang dimiliki oleh Victoria Leeds (Priyanka Chopra). Di hari yang sama, Baywath sedang melakukan proses perekrutan anggota baru yang salah satunya adalah Matt Broody. Matt adalah mantan juara Olimpiade renang dengan dua medali emas yang prestasinya hancur karena insiden kolam renang.

Matt sendiri sebenarnya kurang suka bergabung dengan Baywatch, tetapi karena keputusan pengadilan mengharuskan dirinya untuk menjalankan hukuman layanan publik, mau tidak mau dia harus bergabung dengan Baywatch sehingga berada di bawah arahan Mitch. 

Keduanya lalu harus bahu-membahu dalam menyelesaikan berbagai kasus aneh yang terjadi di Emerald Bay. Walaupun pada awalnya Broody tidak terlalu senang dengan posisinya, sedangkan Mitch sangat bersemangat dalam memecahkan kasus-kasus aneh tersebut agar Emerald Bay tidak ditutup. Keduanya akhirnya menemukan berbagai kecocokan yang saling melengkapi dan sifat yang sebenarnya agak mirip.

Banyak orang yang menilai kalau Baywatch ini memiliki plot yang terlalu sederhana tidak bekerja dengan baik dan sangat komikal. Kami sangat setuju dengan kritik tersebut, tetapi sebenarnya kita harus menarik ke belakang hingga akhirnya mencapai ke bahan materi aslinya.

Baywatch adalah serial TV tahun 90-an di mana aksi detektif-detektifan konvensional masih menjadi salah satu materi wajib yang menjual. Lupakan CSI karena kita punya mobil yang bisa berbicara. Lupakan juga Dexter karena kita punya McGyver yang rebootnya hancur total. Pada intinya para penikmat film Baywatch tidak boleh lupa dengan akar atau asal-muasal film ini.

Sejatinya Baywatch hadir sebagai film 100 persen murni hiburan, karena materi aslinya sebenarnya juga tidak memiliki sesuatu yang “wah” selain hiburan dan lekukan-lekukan badan yang dibalut bikini ketat berwarna merah, lengkap dengan gerak lari slow motion yang menjadi bahan anekdot di film ini.

Jadi kalau ada yang bilang film ini jelek karena tidak memiliki plot yang kuat atau karakterisasi yang apik, berarti kesimpulannya mereka lupa dengan materi asli filmnya. Sang sutradara memang bisa saja mengubah materi tersebut sehingga memiliki cerita yang gelap atau karakter dengan penuh dimensi. Tapi kalau sampai Seth Gordon melakukan hal itu, maka kami menyarankan untuk mengganti judul filmnya menjadi CSI: Miami atau apa saja lah, setidaknya bukan Baywatch.

Bagi kami, Baywatch adalah sebuah hiburan yang mampu membuat kami tersenyum simpul karena lawakannya yang lebih dari cukup. Memang banyak slapstick di mana-mana, tetapi jelas lebih baik daripada berusaha serius di tengah-tengah cerita yang memang dari awal tidak mungkin memiliki bobot atau impak sedalam serial aksi sungguhan atau drama kriminal.

Pada akhirnya Baywatch kami ganjar dengan nilai 7.5/10. Bukan sebuah film yang epik atau super-duper kocak, tetapi tetap memiliki daya tariknya sendiri terutama untuk orang-orang yang besar bersama serial TV Baywatch.

LEAVE A REPLY