Home Movies Ready Player One, Sebuah Geek Movie yang Wajib Kamu Tonton Tahun Ini

Ready Player One, Sebuah Geek Movie yang Wajib Kamu Tonton Tahun Ini

17,901 views
0
SHARE

Jujur, penulis belum pernah membaca novel Ready Player One karya Ernest Cline. Hasilnya kami tidak berharap banyak pada film ini. Apalagi trailer yang beredar di internet seperti memberikan kesan “spoiler” terhadap keseluruhan cerita.

Pada awalnya kami agak sedikit menggontai ketika mendapatkan undangan film ini. Karena takutnya Ready Player One akan berakhir layaknya Wreck It Ralph yang “rencananya” mengusung pop culture, ternyata berakhir dengan banyaknya cameo dan dunia orisinil yang agak jauh dari “tema” game yang kami kenali.

Ready Player One berkisah tentang sebuah dunia masa depan yang dipenuhi dengan orang-orang yang bermain di Oasis. Oasis sendiri adalah sebuah dunia virtual karya Halliday (Mark Rylance). Di dalam Oasis pemain bisa memilih dan memainkan game yang dia sukai dan menjadi siapun, tidak peduli gender maupun ras.

Sesaat sebelum kematiannya, Halliday berpesan tentang adanya easter egg yang dia sembunyikan di Oasis. Siapapun yang mampu menemukan easter egg tersebut akan mendapatkan saham Oasis dan berhak menentukan perkembangan Oasis. Rahasia ini tidak bisa diungkap siapapun bahkan setelah bertahun-tahun Halliday meninggal.

Di sisi lainnya, di sebuah perumahan yang diberi nama The Stack, hidup seorang remaja bernama Wade Owen Watts (Tye Sheridan). Wade adalah seorang Gunter (Egg Hunter) yang mencari keberadaan easter egg Halliday. Dalam suatu kesempatan Wade berhasil memecahkan salah satu teka-teki Halliday dan berhasil mendapatkan petunjuk pertama.

Hasilnya, Wade aka Parzival menjadi artis sekaligus buron perusahaan IOI pimpinan Nolan Sorreto (Ben Mendelsohn). Perusahaan ini sendiri, merupakan sebuah perusahaan kaya raya yang fokus pada upaya menemukan easter egg Halliday. Dapatkah Wade memecahkan teka-teki Halliday? Bagaimana nasib Oasis?

Ready Player One adalah sebuah contoh konkrit, bagaimana seharusnya sebuah geek movie digarap. Dengan landasan cerita yang kuat dan kemampuan visual yang memadai dari Steven Spielberg, kami seperti di bawa ke Oasis. Sebuah dunia maya yang penuh dengan ikon yang kami kenali dan senangi. 

Menonton film ini rasanya seperti kontes menghitung cameo sekaligus uji pengetahuan game-game yang pernah kami mainkan. Kami tidak tahu pastinya berapa jumlah cameo di Ready Player One, tapi kami yakin jumlahnya mencapai puluhan kalau tidak mau dibilang ratusan.

Teknologi CGI melakukan angkat berat di Ready Player One, sebab 80 persen film ini diisi CGI. Jadi jangan heran kalau kamu bakal lebih akrab dengan sosok Parzival, Art3mis, Aech, Sho dan Daito, ketimbang karakter asli mereka. Jadi jangan tanya bagaimana kualitas akting para pemeran utama Ready Player One, karena kami hanya menemukan suara mereka dan mimik 3D yang diciptakan oleh CGI.

Mungkin yang harus digaris bawahi di sini adalah, bagaimana kualitas akting Ben Mendelsohn dalam menghadirkan sosok Nolan Sorreto. Sosok ini memang lebih sering muncul dalam wujud manusia ketimbang avatar, jadi kami bisa merasakan betapa suksesnya Ben menghidupkan sosok Sorreto yang kejam dan tamak.

Yah, Ben Mendelsohn memang aktor yang akrab dengan sosok jahat seperti Orson Krennic di Rouge One dan Sheriff of Nottingham di Robin Hood.

Komentar akhir kami tentang Ready Player One adalah. Film ini layak mendapatkan tempat tersendiri di hati anak millennial yang lahir di periode NES dan tetap memainkan game hingga saat ini. Ready Player One kami ganjar dengan nilai 8.5/10.

Berikan Pendapat Anda

LEAVE A REPLY