Home Movies Skycraper, Die Hard Tropes di Gedung Pencakar Langit

Skycraper, Die Hard Tropes di Gedung Pencakar Langit

6,730 views
0
SHARE

Die Hard sering menjadi acuan bagaimana sebuah film aksi dibuat. Seiring berjalannya zaman, formula Die Hard kerap diotak-atik dan digabungkan dengan tropes lainnya sehingga memunculkan sebuah film aksi yang cukup fresh atau malah gagal total. Skycraper jelas tidak gagal dari sisi akis, tapi bagaimana dengan sisi lainnya?

Dikisahkan seorang eks militer bernama Will Sawyer (Dwayne Johnson) harus kehilangan satu kakinya akibat sebuah operasi penyelamatan yang berujung fatal. Beruntung, dari kesialannya tersebut Will ternyata masih bisa hidup dan bahkan memiliki keluarga bahagia bersama seorang istri yang merupakan bekas perawatnya dan sepasang anak kembar.

Will pun lantas beralih profesi dan mendirikan sebuah perusahaan penyelia keamanan. Ia dipercaya menangani tingkat keamanan dari gedung pencakar langit indah bernama The Pearl yang berlokasi di Hong Kong.

Sayang, dalam prosesnya Will ternyata berhadapan dengan komplotan penjahat yang menginginkan sesuatu dari dalam The Pearl. Dari situ sifat kepahlawanan Will mulai diperlihatkan. Konflik-konflik yang tidak dijelaskan mulai masuk ke dalam plot dan membuat Will semakin kesulitan menyelamatkan istri dan kedua anaknya yang ada di dalam The Pearl yang terbakar.

Secara konsep, ide untuk mengangkat gedung pencakar langit sebagai tempat utama film memang cukup gemilang. Visual yang ditampilkan dari gedung tersebut sungguh megah. Beberapa fitur teknologi canggih yang diterapkan di dalam gedung, pesona pemandangan dari ketinggian, hingga hutan buatan yang ada di gedung dengan 220 lantai tersebut bisa dikatakan sangat menggambarkan masa depan gedung-gedung pencakar langit.

Sayangnya, konflik yang ada di dalam film ini terbilang agak aneh dan out of pace sehingga kehilangan pesonanya sebagai benang penghubung antar cerita dan konflik si jahat melawan si baik.

Beberapa aspek tidak berada dalam tempatnya yang pas sehingga membuat film ini terasa kurang memuaskan. Contoh paling dasarnya adalah, kurangnya score atau soundtrack yang mengiringi perjuangan Will menyelamatkan keluarganya. Memang dalam beberapa momen musik dianggap kurang penting, tapi Skycraper ini jauh dari kata lengkap.

Film ini pada akhirnya hanya menekankan pada poin di mana keluarga adalah nomor satu bagi seorang Will Sawyer. Ia akan rela melakukan apa pun demi kelangsungan hidup Sarah (Neve Campbell), Georgia (McKenna Roberts) dan Henry (Noah Cottrell). Maklum saja, tropes yang digunakan masih mengadopsi dari Die Hard.

Pada akhirnya kami hanya bisa memberikan nilai 6.8/10 untuk Skyscraper. Film ini sebenarnya bisa berbuat lebih banyak dan menjadi satu tontonan seru dan menarik jika saja beberapa elemen di dalamnya digarap dengan lebih serius dan berusaha melepaskan diri dari tropes Die Hard.

Berikan Pendapat Anda

LEAVE A REPLY