Home Movies The Emoji Movie: Kisah Potongan Kode dan Software dalam Sebuah Smartphone

The Emoji Movie: Kisah Potongan Kode dan Software dalam Sebuah Smartphone

177 views
0
SHARE

Hollywood jelas memiliki dunia yang lebih dari satu. Bukan hanya Bumi, di Hollywood kita diajak berkenalan dengan dunia yang isinya adalah mainan bisa bergerak, hewan yang hidup layaknya manusia modern, dan sekarang adalah para Emoji yang tinggal dan hidup di dalam sebuah smartphone milik anak ABG.

Terdapatlah emoji Meh yang memiliki sedikit masalah ketika berusaha mengeluarkan ekspresi yang menjadi tanggung jawabnya. Ternyata Meh atau Gene (T.J. Miller) memiliki lebih dari satu ekspresi Emoji. Dengan pekerjaannya sebagai Emoji di dalam smartphone, tentu “kelebihan” ini tidak menguntungkan.

Hasilnya, Gene dikejar-kejar oleh robot-robot pemusnah yang diutus oleh Smiler (Maya Rudolph) yang merupakan pemimpin para Emoji dan percaya kalau para Emoji hanya boleh memiliki satu ekspresi saja.

Dari premisnya kalian sudah merasakan betapa konyolnya film ini. Yah, mau bagaimana lagi, The Emoji Movie memang film animasi yang dikhususkan untuk anak-anak. Sayangnya para pembuat cerita dan animator Sony seperti kebingungan dengan penjelasan ataupun materi yang mereka miliki. Pasalnya, materi-materi tersebut sulit untuk diterjemahkan dengan gamblang agar mudah dimengerti anak-anak. Sementara di sisi lainnya, film ini kurang pas untuk disebut sebagai film ABG. Hasil akhirnya, The Emoji Movie seperti kehilangan identitasnya di tengah-tengah film.

Kalau boleh jujur, kami sebenarnya sangat menikmati setiap elemen yang disajikan oleh The Emoji Movie. Rasanya kami diajak mentertawai perilaku kami sebagai manusia modern yang tidak bisa lepas dari smartphone. Berbagai jargon dan elemen-elemen familiar menghiasi sepanjang film. Sayang eksekusinya kurang baik, sehingga The Emoji Movie terasa serba “kentang.”

The Emoji Movie menyandang nilai buruk di mana-mana. Bagi kami penilaian tersebut sangat berlebihan, mengingat film ini hadir seperti sebuah popcorn flick. Tidak ada yang perlu diseriusi di sini, yang perlu kalian lakukan hanyalah duduk dan tertawa terbahak-bahak tanpa memikirkan isi cerita ataupun keindahan musik atau apiknya dialog yang dilontarkan.

Pada akhirnya Emoji Movie hanya sanggup mencapai nila 6/10. Tidak buruk, tetapi bukan film utama yang harus di tonton saat weekend. Pada akhirnya film ini menjadi sebuah film yang terbilang aman untuk siapa saja, sehingga kalian bisa membawa anak atau adik-adik kalian menyaksikan The Emoji Movie.

 

 

LEAVE A REPLY