Home Movies Tomb Raiders, Adaptasi Game ke Film Terbaik yang Pernah Ada

Tomb Raiders, Adaptasi Game ke Film Terbaik yang Pernah Ada

9,453 views
0
SHARE

Proses mengadaptasi sebuah game ke dalam film selalu menjadi masalah tersendiri. Pasalnya game biasanya tidak memiliki cerita dan konflik yang kuat. Hal ini terlihat jelas pada “hasil” adaptasi game yang telah dirilis di Hollywood. Kebanyakan nyungsep dari segi kritik dan penonton.

Bahkan John Carmack sang pembuat Doom menyatakan kalau game itu memiliki cerita yang sekedarnya saja, sehingga sulit dituangkan ke dalam film.

Beruntunglah Tomb Raider yang digarap oleh Roar Uthaug. Film ini diadaptasi dari game Tomb Raider yang direboot di 2013, dan dalam versi rebootnya tersebut Crystal Dynamics memberikan cerita dan latar belakang yang lebih dari cukup untuk membuat sebuah film utuh.

Cerita dari Tomb Raider dibuka dengan kisah Lara Croft (Alicia Vikander) muda yang berusaha hidup mandiri dengan cara menjadi kurir sepeda pengantar makanan. 

Lara Croft sendiri adalah putri dari Richard Croft (Dominic West) yang merupakan pengusaha kaya raya yang tinggal di London. Dalam sebuah peristiwa di masa lalu, Richard terpaksa meninggalkan Lara sendirian di London dan pergi ke perairan Tiongkok untuk mencari tahu di mana lokasi Yamatai.

Nantinya Richard dinyatakan hilang dan Lara menemukan surat wasiat yang menuntun dirinya ke legenda Yamatai sekaligus mencari tahu nasib ayahnya yang telah hilang selama tujuh tahun.

Tomb Raider adalah sebuah film adaptasi yang komplit dan tidak memiliki masalah yang berarti dari segi cara bertutur maupun menghadirkan plot yang “meaningful”. Kita tidak menemukan cerita film action murah yang ditempeli karakter Lara Croft, sebaliknya kita diajak menelusuri sebuah visualisasi yang kita kenal dan kita cintai.

Film ini banyak mengambil referensi dari gamenya, sehingga kamu akan melihat banyak momen yang kamu kenali. Gilanya lagi, momen tersebut diatur sedemikian rupa sehingga masuk ke dalam cerita tanpa ada fokus yang tidak penting.

Dari sisi akting, Alicia dan Dominic menghadirkan sosok Croft yang kami cari. Sang ayah merupakan petualang tua yang penuh dengan pertimbangan tetapi terkadang sial, sementara itu sang anak adalah petualang muda yang sembrono tapi sangat terampil.

Pada intinya itulah sosok Tomb Raider yang kami kenali di dalam gamenya. Tidak kurang dan tidak lebih.

Satu-satunya kelemahan yang hadir di Tomb Raider hanya datang pada saat transisi Lara ke seorang Tomb Raider yang kita kenal. Proses transisi tersebut terasa terlalu cepat sehingga menimbulkan tanda tanya. Tampaknya durasi masih menjadi masalah tersendiri dalam adaptasi game ke film.

Secara garis besar Tomb Raider adalah film adaptasi game terbaik yang pernah dibuat Hollywood. Kami beri nilai 8.5/10 karena adaptasinya yang sangat baik. Bila kamu menginginkan sebuah film yang menghibur di akhir minggu, maka kami menyarankan untuk menonton Tomb Raider.

Berikan Pendapat Anda

LEAVE A REPLY