Home Film Peppermint, Antara Keluarga dan Balas Dendam

Peppermint, Antara Keluarga dan Balas Dendam

2505
0
SHARE

Film Peppermint mengingatkan kami akan film-film aksi lainnya yang dekat dengan tema balas dendam. Tapi kali ini pelakunya adalah seorang ibu rumah tangga yang terpaksa berubah demi menuntut keadilan yang tidak dia dapatkan dengan jalan yang semestinya.

Kisah Peppermint dibuka dengan aktivitas seorang ibu yang mengantar anaknya sekolah dan menemui sang suami. Sang ibu tadi bernama Riley North (Jennifer Garner) dan tadinya sebagai seorang ibu, Riley tidak memiliki bakat atau keberanian yang menonjol. Sampai pada suatu waktu Riley menyaksikan anak dan suaminya dibantai di hadapannya.

Pada akhirnya Riley berhasil mengenali orang-orang yang membunuh suami dan anaknya. sayang dalam pengadilan Riley malah dianggap gila dan diajukan untuk menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Tidak terima dengan kondisi tersebut, Riley akhirnya memutuskan melarikan diri dan menghilang selama lima tahun.

Rupanya sebelum menghilang Riley sempat menggelapkan uang tempatnya bekerja dan  berkeliling dunia demi berlatih dalam pertempuran jarak dekat dan penguasaan senjata. Sampai akhirnya tepat tiga bulan sebelum tanggal kematian keluarganya Riley kembali ke Amerika. Tujuannya tentu saja cuman satu, membalas semua orang yang ikut terlibat dalam pembunuhan keluarganya.

Sekedar catatatan, Riley berhadapan dengan mafia obat bius yang dipimpin oleh Diego Garcia (Juan Pablo Raba). Pembunuhan yang terjadi pada keluarganya karena suami Riley diisukan terlibat dalam pencurian yang menargetkan uang milik Garcia.

Secara garis besar cerita kamu bisa menilai kalau Peppermint ini merupakan film action dengan plot yang sangat sederhana. Tapi sebenarnya film ini menghadirkan banyak emosi mendalam yang akan kamu rasakan terutama kalau kamu sudah berkeluarga. Rasanya sangat menyesakkan melihat pembunuhan yang terjadi pada keluarga Riley.

Sejujurnya kami bingung dengan review luar yang memberikan nilai rendah pada Peppermint. Memang film ini merupakan bentuk paling tidak kreatif dari Taken, tapi sejatinya film ini memiliki banyak momen yang lebih mengena ke emosi ketimbang Taken. Yah mau bagaimana lagi, Pierre Morel seperti kurang memoles cerita Peppermint sehingga banyak bagian yang terlihat sangat klise.

Hasil akhirnya bisa kamu lihat di sini. Peppermint adalah film action yang baik, tetapi sangat kurang dalam urusan cerita dan karakterisasi. Dari segitu banyak pemain, kami hanya ingat Riley North yang diperankan dengan cukup apik oleh Jennifer Garner. Sisanya? Well, kami hanya ingat ada polisi muda dan polisi tua, satu FBI cantik dan bagian narkotika yang entah muncul dari mana.

Walaupun memiliki banyak kekurangan, Peppermint masih kami ganjar dengan nilai 6/10. Bukan untuk semua orang, tapi aksinya boleh juga.